TRADISI BERSIH MAKAM JELANG RAMADHAN

1 min read

BUNDE – Jelang masuknya bulan puasa atau Ramadhan 1440 Hijriah, warga masyarakat semakin intens mendatangi lokasi pemakaman. Selain membersihkan kawasan makam, sekaligus berziarah dan mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia.

Meningkatnya jumlah peziarah terlihat di kawasan pemakaman yang ada di Desa Bunde.

Kedatangan peziarah ada yang seorang diri namun sebagian besar berkelompok bersama keluarga besar mereka.

Mereka terlihat membersihkan rumput yang ada diatas dan sekitar makam keluarga tercinta mereka. Ada juga yang membawa air untuk menyiram makam, setelah itu mereka berdoa agar arwah keluarga mereka diterima Allah SWT dan mendapat kelapangan dialam kubur.

” Ini bentuk kepedulian kepada keluarga , baik orang tua, saudara dan keluarga. Kita tidak pernah melupakan mereka, dan memberi mereka doa agar selamat dan diberi kelapangan, sekaligus dengan berziarah kubur Kita diingatkan suatu waktu Kita juga akan meninggal dunia dan sendiri didalam kubur. Ini membuat Kita untuk selalu mengingat Allah SWT, “ujar seorang Warga Desa Bunde yang Hadir saat itu, Jum’at ( 03/05/2019 ).

di Pimpin Langsung Kepala Desa Bunde, warga desa melaksanakan gotong royong massal membersihkan areal makam. ” Ini tradisi yang sudah berjalan rsejak lama menjelang masuk puasa. Banyak hikmah gotong royong membersihkan makan sambil ziarah. Ini tandanya ikatan keluraga dan kerabat tidak putus, yang telah mendahului Kita doakan, yang masih hidup agar mengambil hikmah dari ziarah kubur ini,”ujar Kepala Desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *