Musyawarah Desa Khusus Penetapan Calon Penerima BLT Dana Desa

Musyawarah Desa Khusus (Musdes-sus) Penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang digelar di balai Desa Bunde Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju turut dihadiri oleh Bapak  Muhammad selaku DanPos Ramil kecamatan Sampaga,Hamzah, selaku Babinkamtimas Desa Bunde beserta jajaran Pemerintahan  Desa Bunde, diantaranya Ketua dan Wakil Ketua BPD, Kepala Desa,Staf Desa,Kepala Dusun, RT dan Tokoh Masyarakat , pendamping Lokal desa, serta warga Desa Bunde (21/05/2020)

Dalam Musdes tersebut Ketua BPD Rihwani,S.Pd.I menjelaskan, BLT DD ini diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu serta kehilangan mata Pencaharian akibat  terdampak wabah virus Corona (Covid-19) “Musdes khusus ini untuk validasi dan finalisasi data calon penerima BLT dana desa tahun 2020 Desa Bunde, prioritas BLT diberikan kepada masyarakat supaya tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang terdampak Covid-19,” jelas Rihwani

Pada kesempatan yang sama Bapak Bondan Winarno Selaku Kepala Desa, juga menyebutkan bahwa sesuai data yang telah dimiliki oleh Pemerintah Desa Bunde terdapat 108 KK yang memenuhi syarat sesuai data NIK di Kartu Kaluarga akan menerima bantuan BLT tersebut, Bondan juga menjelaskan bahwa BLT-DD sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kebijakan-kebijakan yang diberikan dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19, pada masyarakat di Desa terutama para Lansia, janda yang benar miskin serta korban PHK, Kades Bunde juga berharap pada para Kepala Dusun dan RT  untuk benar-benar akurat dalam penyeleksian para penerima BLT tersebut ujar H.M Toyib Kades Bunde.

Sementara itu diwaktu yang sama Wakil Ketua BPD  Bapak Sumana mengatakan di tengah pandemi ini banyak sekali yang terdampak terutama perekonomian masyarakat, untuk itu beliau berharap agar mekanisme dalam pendataan Penerima BLT DD bagi warga masyarakat yang kurang mampu jangan sampai tumpang tindih dengan penerima bantuan Lain.

“Sesuai keputusan yang diambil dalam musdes-sus anggaran dana desa dipergunakan dengan menentukan warga yang mendapatkan bantuan BLT tepat sasaran dan diutamakan warga yang belum dapat bantuan PKH karena BLT ini merupakan sifat sementara dari dana desa dari efek penanganan dan pencegahan pendemi Covid_19 ini,” jelasnya

Selain itu Ketua BPD “Bapak Rihwani“ juga meminta agar masyarakat mentaati himbauan pemerintah. “Terkait pencegahan virus Covid-19 ini masyarakat juga mentaati himbauan Pemerintah dengan menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing, menjauhi kerumunan masa, rajin olah raga dan istirahat yang cukup, gunakan masker bila bepergian keluar rumah.” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *